5 Kebiasaan buruk yang bikin AC mobil rusak prematur


Sabtu, 11 Desemver 2016 - 09:00 wib


blanjamobil.com - Kebanyakan orang akan beranggapan bahwa AC mobil yang kurang dingin disebabkan oleh freon yang sudah habis. Faktanya, itu tidak selalu benar. Penyebab dari AC yang rusak secara dini justru terkadang disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan buruk dari pemiliknya.



Tak sadar mereka melakukan hal-hal yang menyebabkan AC mobil rusak prematur. Nah, kira-kira kebiasaan apa saja yang dapat merusak AC dengan cepat? Berikut ulasannya!

loading...


1. Membuka jendela terlalu lama saat AC menyala
Hal ini akan membuat berat kerja dari kompresor. Ini sama saja Anda mengeksploitasi kerja kompresor untuk membuat suhu kabin mencapai titik ideal.

2. Merokok
Ini jelas tidak disarankan. Merokok dalam mobil dengan kondisi AC menyala akan membuat filter kabin dan evaporator kotor. Selain itu kompresor juga akan bekerja lebih keras.

3. Pemakaian pewangi yang salah
Sebenarnya penggunaan pewangi mobil yang ideal adalah pewangi cair. Sangat tidak disarankan menggunakan pewangi yang berbentuk gel. Pasalnya, pewangi gel akan berubah menjadi gas dan menguap. Akan tetapi saat terkena suhu dingin di evaporator justru akan menjadi gel dan mengendap di evaporator.

4. Kurang perhatian pada kebersihan kabin mobil
Kebanyakan orang justru membuang sampah di dalam mobil dan meninggalkannya dengan berdalih lupa. Ini akan membuat bau di mobil tidak sedap. Ditambah lagi dengan debu serta kotoran yang menempel di kabin. Kondisi akan membuat sistem kerja AC memutar udara di kabin, masuk ke filter, lalu diembuskan kembali. Jika kabin kotor, kotoran akan tersedot dan membuat filter cepat kotor.

5. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala
Nah, ini yang paling sering dijumpai. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala. Akibatnya, saat Anda menghidupkan mobil di kemudian hari, maka AC langsung bekerja. Faktanya saat distarter, beban listrik lebih besar untuk menghidupkan mesin. Selain dapat merusak aki, arus listrik yang masuk juga tidak stabil. Sehingga bisa merusak sistem kelistrikan AC.