Peta Persaingan Mobil Listrik Indonesia Semester I 2026: Jaecoo J5 Terlaris, BYD Mendominasi

Data Gaikindo untuk semester pertama 2026 menunjukkan angka penjualan mobil listrik yang melonjak signifikan. Total wholesales BEV mencapai 69.739 unit dari Januari hingga Juli 2026, naik 80,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Persaingan di antara merek pun makin ketat.

Jaecoo J5: Penantang Baru yang Langsung Memimpin

Kejutan terbesar datang dari Jaecoo J5. Meski baru memasarkan satu model, Jaecoo langsung menempati posisi puncak dengan penjualan 16.990 unit sepanjang semester pertama. Angka ini mengungguli semua model lain di segmen BEV Indonesia.

Kesuksesan Jaecoo J5 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia merespons positif EV dengan harga kompetitif dan desain menarik. Kehadiran satu model saja sudah cukup untuk mengambil seperempat pangsa pasar.

BYD: Tiga Model di Lima Besar

BYD tetap menjadi raja mobil listrik Indonesia secara kumulatif. Dengan total 21.432 unit, pabrikan asal China ini menguasai 30,73 persen pangsa pasar. Yang menarik, tiga model BYD sekaligus menempati posisi lima besar:

  • BYD Atto 1: 10.116 unit (posisi kedua)
  • BYD M6: 5.844 unit (posisi keempat)
  • BYD Sealion 7: 4.156 unit (posisi kelima)

Atto 1 yang dijual mulai Rp199 juta menjadi tulang punggung penjualan. MPV listrik M6 dan SUV Sealion 7 melengkapi cengkeraman BYD di berbagai segmen.

Geely dan Wuling: Persaingan Sengit di Posisi Tengah

Geely meroket ke posisi tiga besar merek dengan total 8.169 unit. Model kompak EX2 menyumbang 6.582 unit, sementara EX5 berkontribusi 1.587 unit. Pabrikan ini membuktikan bahwa penetrasi pasar bisa dilakukan dengan cepat melalui model yang tepat.

Wuling yang punya fasilitas produksi lokal di Cikarang menempati posisi keempat dengan 6.044 unit. Darion EV menjadi primadona baru dengan 3.071 unit, diikuti Eksion EV sebanyak 1.520 unit. Wuling Air ev masih bertahan dengan kontribusi 908 unit.

15 Model EV Terlaris

Berikut daftar lengkap 15 model mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang semester pertama 2026 berdasarkan data Gaikindo:

  1. Jaecoo J5: 16.990 unit
  2. BYD Atto 1: 10.116 unit
  3. Geely EX2: 6.582 unit
  4. BYD M6: 5.844 unit
  5. BYD Sealion 7: 4.156 unit
  6. Wuling Darion EV: 3.071 unit
  7. Denza D9: 2.823 unit
  8. Geely EX5: 1.587 unit
  9. GAC Aion V: 1.578 unit
  10. Wuling Eksion EV: 1.520 unit
  11. GAC Aion UT: 1.476 unit
  12. VinFast VF3: 1.355 unit
  13. Chery J6: 1.335 unit
  14. MG S5: 1.198 unit
  15. Wuling Air ev: 908 unit

Pergeseran Pasar

Data ini mencerminkan pergeseran besar dalam industri otomotif Indonesia. Pangsa pasar BEV melonjak dari sekitar 5 persen pada 2024 menjadi angka yang jauh lebih tinggi di 2026. Pabrikan China mendominasi, sementara merek Jepang yang selama ini menguasai pasar konvensional belum menunjukkan gebrakan signifikan di segmen EV.

Persaingan ke depan akan semakin menarik seiring masuknya model baru dan perluasan jaringan pengisian daya di seluruh Indonesia.