BYD Ti7 Bisa Dipesan Sebelum Meluncur: SUV PHEV 7 Penumpang, Tenaga 408 PS

Tenaga penjual BYD membuka pemesanan awal untuk SUV BYD Ti7 lewat unggahan di media sosial. Keterangan unggahan itu berbunyi "Open prebook BYD Ti7. Delivery unit di Desember." BYD Motor Indonesia sendiri belum mengumumkan kehadiran model ini secara resmi.

Unggahan yang beredar memperlihatkan dua foto BYD Ti7 berwarna abu-abu di sebuah showroom. Dari foto tersebut terlihat desain SUV mengotak dengan bodi bongsor. Bagian depannya mengusung lampu LED horizontal bertingkat, gril minimalis, dan bumper tebal yang menegaskan kesan tangguh.

Berasal dari lini Fangchengbao dengan nama Tai 7

Model ini berasal dari lini Fangchengbao di China dengan nama Tai 7. Untuk pasar internasional, kendaraan tersebut dikenal sebagai BYD Ti7. Fangchengbao merupakan merek di bawah BYD yang fokus pada SUV bergaya petualang, dan Tai 7 menjadi salah satu produk utamanya.

Mesin turbo 1.5 liter dipadukan motor listrik

Sistem penggerak BYD Ti7 memadukan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor listrik dalam konfigurasi plug-in hybrid (PHEV). Pada konfigurasi penggerak empat roda (AWD), tenaga gabungannya mencapai sekitar 408 PS. BYD juga mengklaim SUV ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar lima detik.

Kombinasi mesin turbo dan motor listrik memberi dua keuntungan sekaligus. Pengendara bisa menempuh perjalanan harian dengan tenaga listrik murni, lalu beralih ke mesin bensin saat jarak tempuhnya panjang. Konfigurasi ini cocok untuk kondisi Indonesia yang belum merata jaringan pengisiannya.

Dimensi membentang 5.016 mm

Bocoran dimensi yang beredar menyebut panjang sekitar 5.016 mm, lebar 1.995 mm, dan tinggi 1.865 mm, dengan jarak sumbu roda 2.920 mm. Panjang bodi itu melampaui SUV tujuh penumpang berbasis ladder frame yang laris di Indonesia, yang umumnya berada di kisaran 4,8 meter.

Jarak sumbu roda 2.920 mm memberi dasar kabin yang lapang untuk konfigurasi tiga baris. Penumpang baris kedua biasanya menjadi pemenang utama dari wheelbase panjang, sementara baris ketiga bergantung pada pembagian ruang yang dipilih pabrikan. Rincian kapasitas bagasi dan konfigurasi kursi belum dipublikasikan.

Spesifikasi ringkas BYD Ti7 berdasarkan informasi yang beredar:

  • Jenis: SUV 7 penumpang, plug-in hybrid
  • Mesin: bensin 1.5 liter turbo + motor listrik
  • Tenaga gabungan (AWD): sekitar 408 PS
  • Akselerasi 0-100 km/jam: sekitar lima detik
  • Baterai: Blade Battery LFP
  • Dimensi (P x L x T): 5.016 x 1.995 x 1.865 mm
  • Jarak sumbu roda: 2.920 mm

Baterai Blade LFP dengan jarak tempuh listrik 119 km

Sumber energi listriknya menggunakan Blade Battery berbasis lithium iron phosphate (LFP). Kapasitas baterai dan jarak tempuh listrik murni berbeda menurut varian serta pasar tujuan. Pada spesifikasi yang dipasarkan di Inggris, jarak tempuh listriknya diklaim mencapai sekitar 119 km.

Tipe baterai LFP punya karakter yang cocok untuk iklim tropis. Bahan ini dikenal tahan panas dan memiliki usia pakai siklus pengisian yang panjang. BYD memakai teknologi yang sama pada lini kendaraan listriknya yang lain.

Posisi PHEV di tengah dorongan insentif

Kehadiran Ti7 bertepatan dengan momentum elektrifikasi yang didorong pemerintah. Kementerian Perindustrian bahkan mengusulkan insentif kendaraan listrik tidak hanya untuk mobil berbasis baterai murni, tetapi juga mencakup PHEV, hybrid, dan REEV. Bila usulan itu terealisasi, model seperti Ti7 yang beroperasi di dua sumber tenaga akan menikmati insentif yang sama.

BYD sebagai grup juga sedang dalam tren positif di Indonesia. Penjualan BYD Group mencapai sekitar 46.700 unit hingga September 2026. Momentum itu menjadi modal untuk memasarkan model di kelas yang lebih tinggi seperti Ti7.

Harga dan varian masih misteri

Belum ada informasi resmi soal harga jual dan pilihan varian untuk pasar Indonesia. Jadwal pengiriman Desember 2026 yang disebut tenaga penjual juga belum dipastikan berkaitan dengan peluncuran resmi atau distribusi unit dalam jumlah terbatas.

Posisi Ti7 di jajaran BYD Indonesia saat ini belum jelas. Merek itu sudah menjual beberapa model listrik, dan salah satunya, BYD Atto 1 generasi kedua, bahkan tembus dua besar mobil terlaris September 2026. Kehadiran Ti7 akan menambah pilihan di kelas yang lebih tinggi.

Siapa yang akan dihadapi di pasar

Segmen SUV elektrifikasi Indonesia makin ramai. Pemain baru seperti MG S6 EV sudah membuka pemesanan dengan baterai 77 kWh dan klaim jarak tempuh 605 km. Daftar harga bulanannya bisa dilihat di harga mobil listrik Oktober 2026.

Produsen juga harus memperhitungkan aturan TKDN yang makin ketat. Pembahasan lengkapnya ada di artikel TKDN 60% di 2027. Model yang dirakit lokal akan punya ruang harga lebih fleksibel dibanding yang diimpor utuh.

Sebelum menyetor tanda jadi

Bagi yang berminat memesan lebih awal, pastikan beberapa hal tertulis hitam di atas putih. Konfirmasi harga resmi, skema garansi baterai, jadwal pengiriman, serta konsekuensi bila harga resmi ternyata berbeda dari estimasi awal. Pemesanan lewat tenaga penjual sebelum pengumuman resmi menyimpan risiko soal kepastian unit dan dokumen.

Opsi yang lebih aman menunggu pengumuman resmi dari BYD Motor Indonesia, biasanya disertai daftar harga OTR dan detail garansi. Selisih waktu beberapa minggu sepadan dengan kepastian yang didapat.

Penggemar SUV yang tidak sabar setidaknya sudah punya gambaran kasar soal tenaga dan dimensi. Dua hal itu cukup untuk memutuskan apakah Ti7 masuk daftar tunggu, atau Anda tetap berpegang pada model yang sudah mengaspal lebih dulu.